Oleh: REZA AGUSTIAN | 11 Juni 2013

Blackberry Q10 Review

blackberry-q10-ofic1

Selamat pagi, Setelah kedatangan Z10 yang berbasis layar sentuh, BlackBerry bersiap menghadirkan Q10 ke pasaran. Q10 memadukan kapabilitas layar sentuh dengan keyboard qwerty khas BlackBerry. Wujud Q10 mungkin mirip-mirip dengan BlackBerry model lama seperti Bold atau Dakota. Namun bedanya, layar sentuhnya lebih besar dan tidak ada lagi tombol fisik untuk navigasi termasuk optical trackpad.  BlackBerry Q10 sudah resmi diluncurkan di Indonesia pada 4 Juni 2013. Peluncuran ini sekaligus menandai pertaruhan awal BlackBerry di negeri ini pasca mengumumkan tak lagi ekslusif menawarkan aplikasi andalan BlackBerry Messenger (BBM).Menarik untuk disimak, apakah Q10 yang semula dijadikan jagoan untuk merebut pasar premium penikmat keyboard Qwerty di Indonesia ini masih diminati setelah banyak pengguna menunggu kehadiran BBM di Google Play Android dan Apple AppStore pertengahan tahun ini. Dengan banderol harga yang semula diperkirakan Rp 7,5 juta hingga Rp 7,8 juta ini, Q10 juga dipertanyakan apakah masih mampu bersaing dengan handset dengan harga sejenis jika BBM pun nantinya juga bisa digunakan di handset seperti Samsung Galaxy S4, HTC One, Sony Xperia Z, atau Apple iPhone 5.
Hal yang sama juga bisa saja terjadi saat Q5 diluncurkan oleh BlackBerry di Indonesia pada Agustus nanti. Dengan banderol Rp 4,2 jutaan, bisa saja BlackBerry 10 versi Qwerty yang lebih murah dibanding Q10 itu ikut dilibas handset Android maupun iOS yang lebih murah, misalnya saja Galaxy S III dan iPhone 4s yang sudah turun harga. Belum lagi masih banyak handset yang harganya jauh di bawah harga pasaran kedua handset BlackBerry terbaru itu. Teletama Artha Mandiri (TAM) selaku distributor terbesar BlackBerry saja sempat mengaku ketar-ketir penjualan BlackBerry bisa merosot jika BBM nantinya sudah bisa di-download oleh ponsel Android dengan harga Rp 1 jutaan.
Jelas, masalah ini menjadi tantangan bagi pihak BlackBerry untuk mempertahankan 50% pangsa pasarnya di Indonesia. Jika tak pintar-pintar memainkan strategi, masyarakat pengguna BlackBerry di Indonesia yang sangat mencintai BBM bisa saja berpaling ke lain handset. BlackBerry yang telah menjual dan melayani lebih dari 13 juta handset di Indonesia masih akan menggunakan TAM, Comtech Selular, dan Surya Citra Multimedia (SCM) untuk jalur distribusi Q10. Pasokan dari para distributor ini kemudian dikemas secara bundling oleh Telkomsel, Indosat, XL Axiata, dan Axis Telekom Indonesia. Blackberry Q10 yang tak lama lagi akan diluncurkan merupakan smartphone dengan keyboard Qwerty yang menjadi ciri khas BlackBerry sejak dulu.
Ponsel ini dilengkapi layar sentuh berukuran 3,1 inch super AMOLED dengan resolusi 720×720 360 ppi, prosesor dual-core 1,5 GHz, RAM 2 GB, penyimpanan internal 16 GB, slot micro-SD, baterai 2,100 mAh, serta kamera 8 megapiksel dan 2 megapiksel di sisi depan serta dilengkapi dengan konektivitas 4G LTE dan NFC. BlackBerry Q10 menggunakan casing dari bahan glass weave yang diklaim lebih kuat dari plastik. Jika seri-seri Qwerty BlackBerry sebelumnya selalu memiliki tombol call, menu, back, off dalam bentuk fisik, pada seri Q10, tombol-tombol fisik tersebut dihilangkan. Termasuk keberadaan trackpad yang tak ada lagi. Untuk urusan navigasi, pengguna tinggal langsung menyentuh layar karena ponsel ini sudah mendukung layar sentuh Gorilla Glass yang responsif.

blackberry-q10-hardware-layout

Kira2 seperti ini Spesifikasi Blackberry Q10 tersebut:

  • GENERAL 2G Network GSM 850 / 900 / 1800 / 1900 – all versions
  • CDMA 800 / 1900 – SQN100-2, SQN100-4
  • 3G Network HSDPA 850 / 1900 / 2100 – SQN100-1
  • HSDPA 850 / 900 / 1900 / 2100 – SQN100-2, SQN100-3, SQN100-4
  • HSDPA 850 / 1700 / 1900 / 2100 – SQN100-5
  • 4G Network LTE 700 / 850 / 1700 / 1900 – SQN100-1, SQN100-5
  • LTE 700 / 1700 – SQN100-2
  • LTE 800 / 900 / 1800 / 2600 – SQN100-3
  • LTE 1900 – SQN100-4
  • SIM Micro-SIM
  • Announced 2013, January
  • Status Available. Released 2013, April
  • BODY Dimensions 119.6 x 66.8 x 10.4 mm (4.71 x 2.63 x 0.41 in)
  • Weight 139 g (4.90 oz)
  • Keyboard QWERTY
  • DISPLAY Type Super AMOLED capacitive touchscreen, 16M colors
  • Size 720 x 720 pixels, 3.1 inches (~328 ppi pixel density)
  • Multitouch Yes
  • SOUND Alert types Vibration, MP3 ringtones
  • Loudspeaker Yes
  • 3.5mm jack Yes
  • MEMORY Card slot microSD, up to 64 GB
  • Internal 16 GB storage, 2 GB RAM
  • DATA GPRS Yes
  • EDGE Yes
  • Speed EV-DO Rev. A, up to 3.1 Mbps, HSPA, LTE (market dependent)
  • WLAN Wi-Fi 802.11 a/b/g/n, dual band, Wi-Fi hotspot
  • Bluetooth Yes, v4.0 with A2DP
  • NFC Yes
  • USB Yes, microUSB v2.0
  • CAMERA Primary 8 MP, 3264 x 2448 pixels, autofocus, LED flash, check quality
  • Features Geo-tagging, image stabilization, face detection
  • Video Yes, 1080p@30fps, check quality
  • Secondary Yes, 2 MP, 720p
  • FEATURES OS BlackBerry 10 OS
  • Chipset TI OMAP 4470
  • CPU Dual-core 1.5 GHz Cortex-A9
  • GPU PowerVR SGX544
  • Sensors Accelerometer, gyro, proximity, compass
  • Messaging SMS, MMS, Email, Push Email, IM, BBM 6
  • Browser HTML5
  • Radio TBD
  • GPS Yes, with A-GPS support
  • Java Yes, MIDP 2.1
  • Colors Black, White
  • – SNS integration
  • – HDMI port
  • – BlackBerry maps
  • – Organizer
  • – Document viewer
  • – Photo viewer
  • – MP3/WMA/WAV/eAAC+/FlAC player
  • – DivX/XviD/MP4/WMV/H.263/H.264 player
  • – Voice memo/dial
  • – Predictive text input
  • BATTERY Li-Ion 2100 mAh battery
  • Stand-by
  • Talk time Up to 10 h

di Pekanbaru sendiri, dari beberapa toko ponsel yang saya kunjungi, sudah banyak menjual Blackberry Q10 dengan harga Rp. 6.500.000, tetapi dengan garansi distributor, Garansi distributor dikeluarkan oleh distributor independen (tidak ditunjuk secara resmi oleh pabrikan Blackberry). Mereka biasanya mengambil Unit dari jatah pasar negara lain dan dimasukkan ke Indonesia. Maka kadangkala type yang sama dari mereka mempunyai spek yang sedikit berbeda dibanding dengan keluaran distributor resmi. Distributor ini mempunyai jaringan SC tersendiri, dan garansi mereka tidak diakui oleh SC resmi. Jadi anda tidak bisa mengklaim garansi ke SC resmi dan sebaliknya. Dari sisi barang, umumnya barang dari distributor independen ini berkualitas sama dengan barang garansi resmi. Distributor independen seperti ini berbeda dengan BM (black Market) karena mereka beroperasi secara legal, mempunyai ijin dari pemerintah, membayar pajak/cukai dan oleh karenanya juga mempunyai kewajiban untuk mendirikan SC.

Sekarang, Pilihan tergantung dari kita sendiri…
Semoga Bermanfaat…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: